Sejarah
Universitas Aryasatya Deo Muri (UNADRI) didirikan pada 31 Mei 2017 berdasarkan SK Menristekdikti No. 288/KPT/I/2017 di bawah Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Radja Sulaiman. Sejak awal, UNADRI berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang profesional dan berkelanjutan. Tonggak penting terjadi pada 10 Januari 2022, ketika terjadi alih manajemen dari kepemimpinan lama kepada manajemen baru di bawah Bapak Bruno Sukarto, S.Kom., M.M., yang menandai bergabungnya UNADRI dalam Uyelindo Group bersama STIKOM Uyelindo, STIKOM Artha Buana, dan SMK Uyelindo. Di bawah kepemimpinan Rektor Yohanes Paulus Silli Bataona, S.Fil., M.Pd. (2022) dan kemudian Dr. Patrisius Kami, S.Pd., M.Hum. (2023–sekarang), UNADRI terus bertransformasi menuju universitas yang modern, berintegritas, dan berdaya saing, dengan fokus pada peningkatan mutu akademik, penyelesaian akreditasi, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel. Hingga November 2025, sembilan program studi telah meraih akreditasi “BAIK,” sementara dua lainnya berada pada tahap akhir proses akreditasi. Dengan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan pemutakhiran data PDDikti, UNADRI meneguhkan diri sebagai kampus unggul, humanis, dan inovatif yang tumbuh dari Nusa Tenggara Timur untuk Indonesia.